Saturday, March 31, 2012

Tak perlu bangga

Tak perlu bangga dapat 4.00 selalu, tapi ilmu agama kosong.

Tak perlu bangga sangat boleh berbahasa Inggeris dengan lancar, tapi baca Quran tak paham satu apa pun.

Tak perlu bangga ada degree atau PhD tinggi, kalau tajwid tunggang langgang.

Tak perlu bangga kalau gelar diri highly educated, konon sangat cultured, tapi sirah Nabi tak tahu, tak kenal para sahabat, tokoh tokoh Islam tak tahu langsung nama mereka.

Tak perlu bangga muka cantik, badan sempurna, pakaian branded, kalau pakai telekung menghadap Allah pun jarang jarang.

Tak perlu bangga pernah makan makanan eksotik, yang mahal mahal, tapi tak tahu langsung nasib orang lain yang saban hati makan peluru, atau tiada makanan langsung.

Tak perlu bangga dapat belajar ke luar negara, ke universiti hebat hebat dan berprestij, kalau tak boleh bejasa kepada manusia lain.

Apa guna mahu bangga dengan manusia dengan benda benda keduniaan ni?

Mati nanti masuk kubur juga, pakai kain kapan juga.

If you like to compare yourself with others, using GPA, status, economic well being, physical appearance, or beauty as your yardstick, then there will always be someone better than you out there.

Stop being too proud of what you have. Stop comparing. Stop being judgemental.

The best one is the one who has taqwa. Allah Knows.

*reminder first and foremost for myself*

2 comments:

  1. Oh, this post reminds me of Zatil's latest post.

    About being judgmental.

    -Khairani

    ReplyDelete